Basarnas Hentikan Pencarian Korban di Palu

Basarnas Hentikan Pencarian Korban di Palu

(Laporan Bang Yudi – Relawan SAR Al-Huda di Palu, Sulawesi Tengah)

PALU – Kamis (11/10/2018) merupakan hari terakhir operasi pencarian korban gempa dan tsunami yang dikoordinir oleh Basarnas di Palu Sulawesi Tengah. Seperti dilansir laman sulselsatu.com, Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo menyampaikan bahwa Basarnas sepenuhnya mengakhiri operasi evakuasi pada sore hari, 11 Oktober 2018.

Sementara itu, pencarian korban di Petobo secara resmi ditutup oleh Bapak Titus selaku koordinator operasi Petobo dari Basarnas pada Kamis (11/10/18) pukul 14.30 WIT. Walaupun secara resmi telah ditutup, Titus mempersilakan kepada relawan yang ingin melanjutkan operasinya di Petobo. Walaupun pencarian korban diakhiri, masa tanggap darurat masih akan diperpanjang selama 14 hari, dari tanggal 13 sampai dengan 26 Oktober 2018, seperti dikatakan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Kamis (11/10/2018).

Operasi di Petobo melibatkan 56 potensi SAR gabungan dan TNI serta didukung dengan 6 ekskavator.  Dari operasi ini relawan berhasil menemukan 3 korban meninggal dunia, sehingga jumlah total korban meninggal yang ditemukan di Petobo berjumlah 179 orang.

Hari ini, Jum’at (12/10/2018) masih terlihat beberapa relawan dari berbagai komunitas melanjutkan operasi meskipun tidak sebanyak seperti hari-hari sebelumnya. Sementara itu, relawan SAR Al-Huda hari ini berkonsentrasi untuk melakukan pendampingan terhadap para warga terdampak bencana alam gempa dan tsunami di beberapa titik terutama dalam penyediaan logistik dan dapur umum. Selain itu, relawan SAR Al-Huda juga membantu warga membersihkan rumah-rumah yang masih layak agar bisa ditempati kembali. [Swd]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *