Catatan Perjalanan Tim Assesmen SAR Al-Huda untuk Tsunami Selat Sunda

Laporan dari Mas Arif Purwanto (Relawan Al-Huda)

Senin (24/12)

Tim memulai perjalanan dengan bus dari Terminal Tirtonadi Solo. Tim terdiri dari 2 personil SAR Al-Huda. Berangkat dari Solo Pukul 14.30 WIB dengan tujuan Serang, Banten. Baru sampai Kecamatan Gringsing Kabupaten Semarang bus yang kami tumpangi ada sedikit kendala. Akhirnya kami putuskan untuk ganti bus. Alhamdulillah, kami mendapat bus yang bagus dengan mesin yang masih muda.

Selasa (25/12)

Kami sampai di Terrminal Pakupatan, Kota Serang pukul 05.25 WIB. Dari Pakupatan kami melanjutkan perjalanan naik angkot ke simpang tiga Cilegon. Dari Cilegon, kami sempat bingung karena transportasi umum tidak ada yang beroperasi. Akhirnya kami putuskan untuk naik mobil melalui penyedia moda transportasi online. Tak berhenti sampai di situ, sang sopir sempat ingin menolak untuk membawa kami ke tempat yang kami tuju. Ia tidak berani karena melihat cuaca yang belum stabil dan ada info bahwa air laut kembali naik.

Alhamdulillah, perjalanan dapat kami lanjutkan. Kami melewati Pantai Anyer yang telah porak poranda dihantam gelombang Tsunami. Banyak rumah yang rusak, mobil yang terseret ombak hingga tak berbentuk. Selain itu, kami melewati Pantai Carita yang juga tak luput dari terjangan Tsunami.

Kami sampai di Terminal Labuhan, Pandeglang pukul 10.25 WIB. Sembari mencari sarapan, kami mencari informasi angkot jurusan Kecamatan Sumur. Namun, ternyata tidak ada angkot yang beroperasi pada hari itu. Kami kemudian mencari informasi ke Dinas Perhubungan setempat. Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan. Kami mendapat tumpangan rombongan yang hendak pergi ke Kecamatan Sumur. Selepas Sholat Dzuhur, sekitar pukul 13.00 WIB, kami berangkat menuju Kecamatan Sumur.

Sepanjang perjalanan, guyuran air hujan turun cukup deras. Sampai di Cimanggu jalanan mulai macet. Ternyata tersebar kabar bahwa air laut naik lagi yang mengakibatkan orang-orang panik ingin menyelamatkan diri.

Pukul 17.12 WIB kami sampai di Puskesmas Sumur. Sesampainya di sana, tim SAR Al-Huda bersinergi dengan Dishub Pandeglang melakukan bongkar muatan satu truk yang membawa bantuan berupa: makanan, pakaian, air mineral, popok, dan susu. Adzan Maghrib berkumandang dan kegiatan bongkar muatan pun selesai. Kami kemudian beristirahat. Bersiap untuk melakukan giat esok hari.

Bersambung …

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *