Griya Qur’an Al-Huda adakan Wisuda Qur’an di Bulan Ramadhan

SUKOHARJO – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Bulan dimana wahyu Al-Qur’an diturunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Sebuah nikmat yang luar biasa yang diberikan oleh Allah bagi para umat manusia.

Griya Qur’an Al-Huda sukses melaksanakan Wisuda Tahfizh Al-Qur’an Juz 30 Angkatan I pada Ahad, 3 Juni 2018 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan. Acara dilaksanakan di Griya Dakwah Al-Huda, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Wisuda angkatan pertama ini diikuti oleh 37 santri yang terdiri dari 6 santri putra dan 31 santri putri. Acara berjalan dengan hikmat.

Direktur Griya Qur’an Al-Huda, Ustadz Husni, dalam saat sambutan mengatakan bahwa Wisuda Tahfizh Al-Qur’an Juz 30 Angkatan I ini diikuti oleh 37 santri yang telah lulus ujian hafalan Al-Quran juz 30 dari total santri sejumlah 150 orang. Peserta yang diwisuda berasal dari tiga cabang Griya Qur’an Al-Huda yaitu dari Karanganyar, Polokarto, dan Mojolaban. “Setelah diwisuda, diharapkan santri lebih semangat dalam menghafalkan Al-Qur’an. Semoga kelak tidak hanya juz 30 yang mereka hafal, tetapi sampai 30 juz.”, imbuhnya.

Senada yang disampaikan dengan Direktur Griya Qur’an Al-Huda, Ketua Yayasan Al-Huda, Ustadz Ahmad Fuad Mahyuddin, menyampaikan bahwa apa yang sedang kita upayakan hari ini adalah semata-mata untuk meningkatkan pembinaan umat di bidang Al-Qur’an, yang diharapkan nantinya lahir generasi-generasi penerus para penghafal Al-Qur’an.

Suasana bahagia bercampur haru dan penuh hikmat terlihat ketika sesi pemakaian mahkota dari para wisudawan kepada orang tua yang diwakili oleh Ananda Asykar Qoidul Mujahid, Ananda Shiva Wulan Nur Ramadani, dan Aipin Levina Izaza Fayyaza.

Ibu Sri Mulyani selaku kepala Dusun II Desa Mranggen menyampaikan ucapan terima kasih kepada Griya Qur’an Al-Huda atas bimbingan dan pengajarannya sehingga anak-anak mampu menyelesaikan hafalan juz 30 dengan baik.

Griya Qur’an Al-Huda berkomitmen untuk terus melaksanakan program pengkaderan penghafal Al-Qur’an semaksimal mungkin. Selain juz 30, saat ini beberapa santri Griya Qur’an tengah menyelesaikan hafalan juz 29 dan 28. Dukungan dari orang tua dan masyarakat sangat diharapkan untuk menyukseskan program ini, sehingga nantinya akan lahir anak-anak penghafal Qur’an di negeri ini dari berbagai pelosok negeri. (satria/msd)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *