Jangan-Usir-Anak-Anak-dari-Masjid

Jangan Usir Anak-Anak dari Masjid

Islam sangat peduli dengan anak-anak, dan memerintahkan para ayah dan orang tua kerabat yang bertanggungjawab pada anak-anak untuk menyuruh anak-anaknya shalat sejak umur 7 tahun. Dan tempat yang benar dalam mengajarkan anak-anak shalat, membaca Al-Quran, mempelajari hukum-hukum tajwid, dan materi-materi keislaman lainnya, adalah masjid.

Seperti itu petunjuk dan pedoman yang diajarkan Rasulullah pada ummatnya terkait interaksi kita kepada anak-anak di masjid. Sehingga siapapun tidak boleh mengusir anak-anak dari masjid, sebab mereka adalah pemuda-pemuda harapan masa depan.

Allah memerintahkan kita agar meneladani Rasulullah pada segala hal, baik terkait urusan dunia maupun akhirat, sehingga sudah selayaknyalah kita mengikuti dan meladani Rasulullah dalam membiasakan anak-anak kita untuk mendatangi masjid dan bermain di masjid, serta tidak membiarkan mereka ngumpul-ngumpul tidak jelas di ujung gang atau jalan yang hanya akan menyebabkan akhlak mereka menjadi buruk karena pengaruh lingkungan dan teman-teman mereka yang tidak sehat.

Dan seandainya pun sebahagian anak-anak yang datang ke masjid sering menjadi gangguan bagi orang-orang yang sedang shalat, baik karena suara tangisan mereka, jeritan dan lengkingan suara, jamaah masjid tidak boleh meresponnya dengan kasar atau memarah-marahi anak-anak tersebut atau orang tua anak-anak, yang hanya akan menambah keributan-keributan baru. Serahkan hal itu kepada para pengurus masjid atau remaja masjid untuk menyelesaikan masalah anak-anak tersebut dengan bijak dan baik seperti metode yang dilakukan oleh Rasulullah.

Dan yang perlu diingat dan dicatat dan diamalkan adalah sikap lemah lembut dalam menyelesaikan masalah anak-anak di masjid. Rasulullah pernah bersabda, “Segalanya sesuatu yang dibarengi dengan kelembutan niscaya akan membuatnya menjadi lebih cantik dan indah. Jika kelembutan terenggut, segalannya akan menjadi rusak dan jelek.” (HR: Muslim)

Mari kita ingat pesan pesan Sultan Muhammad Al Fatih (Penakluk Konstantinopel), ” Jika suatu saat masa kelak kamu tidak lagi mendengar bunyi bising dan gelak tertawa anak-anak riang di antara shaf-shaf Shalat di masjid-masjid, maka sesungguhnya takutlah kalian akan kejatuhan Generasi muda kalian di masa itu ” … Perhatikan Masjid di kawasan kita, Sunyi atau masih ramaikah dengan celoteh dan canda khas anak-anak atau sudah terasing dari masjid dengan khusuk di depan TV Game dan Gadget.

Jangan pernah larang anak-anak untuk pergi ke masjid dengan alasan ribut dan mengganggu “kekhusyuan” shalat. Karena ketika hilang suara-suara kecil mereka yang khas di masjid-masjid kita. Itulah tanda Keruntuhan dan jatuhnya generasi mendatang.

Dikutip dari Majalah Khidmat Edisi Ke-39 Bulan Januari 2019

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *